Saturday, November 21, 2015

JURNALISTIK

SOFT NEWS

Merupakan berita yang penulisannya lebih luwes, isi yang tidak terlalu berat atau kaku. Jumlah kata yang tidak dibatasi juga menjadi salah satu factor yang membuat softnews lebih terkesan luwes dan terkadang bersifat menghibur.

Contoh Soft News - Ucapkan “Diet Plastik” untuk Lingkungan
KERTOSONO- Rahman (26), yang biasa dipanggil Pimen, salah satu anggota Komunitas Nol Sampah dari Surabaya memberikan banyak pengetahuan para peserta Ekspedisi Brantas 3 (20/12). Salah satunya yaitu penyebab utama kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Menurut Rahman, kerusakan lingkungan sebagian besar disebabkan oleh manusia sendiri.

Saat ini, masalah terbesar yang harus dibrantas adalah maraknya penggunaan bahan plastik. Kebanyakan dari masyarakat mengabaikan hal tersebut. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tidak ada dampak apapun setelah memakai bahan plastik. Padahal jika mereka mengetahui dampak dari penggunaan plastik bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Plastik mengandung bahan berbahaya bagi lingkungan. Sekali pakai dan terbuang, maka satu titik tanah akan mengalami kerusakan. Apalagi hampir seluruh dunia masih menggunakan bahan palstik. Berapa luaskah tanah yang sudah mengalami kerusakan?

Rahman mengatakan, ia masih banyak menemukan masyarakat yang menggunakan bahan plastik terutama di daerah pedesaan. “Mungkin kurangnya pengetahuan, mereka hidup serba apa adanya tanpa memperhatikan keseimbangan lingkungan”, ujarnya.

“Ini harus dihentikan”, tegas Rahman. “Lama kelamaan bumi kita akan ambruk hanya karena berawal dari hal kecil seperti sekarang ini”, lanjutnya.
Di warung, toko, supermarket bahkan mall, sebagian besar masih menggunakan tas kresek sebagai pembungkusnya. Tas kresek terbuat dari bahan yang tidak mudah terurai oleh tanah. Hal ini yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur.

Rahman beserta rekan-rekannya dari Komunitas Nol Sampah mengajak masyarakat untuk menanggulangi masalah plastik. Mereka biasa menyebutnya dengan “Diet Tas Kresek”. Dengan dibuatnya tas dari bahan kain, tidak akan merusak lingkungan. Harapannya, masyarakat bisa mengikuti apa yang Rahman dan kawan-kawan lakukan demi menjaga kelestarian lingkungan.


Referensi :
-       jejak-berita.blogspot.com/2009/03/perbedaan-hard-news-dan-softnews.html

-       http://amaliakata.blogspot.co.id/2013/11/perbedaan-hard-news-dan-soft-news.html

No comments:

Post a Comment