SOFT NEWS
Merupakan berita yang
penulisannya lebih luwes, isi yang tidak terlalu berat atau kaku. Jumlah kata
yang tidak dibatasi juga menjadi salah satu factor yang membuat softnews lebih
terkesan luwes dan terkadang bersifat menghibur.
Contoh Soft News - Ucapkan “Diet Plastik” untuk Lingkungan
KERTOSONO- Rahman (26), yang biasa
dipanggil Pimen, salah satu anggota Komunitas Nol Sampah dari Surabaya
memberikan banyak pengetahuan para peserta Ekspedisi Brantas 3 (20/12). Salah
satunya yaitu penyebab utama kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Menurut
Rahman, kerusakan lingkungan sebagian besar disebabkan oleh manusia sendiri.
Saat ini, masalah terbesar yang harus
dibrantas adalah maraknya penggunaan bahan plastik. Kebanyakan dari masyarakat
mengabaikan hal tersebut. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tidak ada
dampak apapun setelah memakai bahan plastik. Padahal jika mereka mengetahui dampak
dari penggunaan plastik bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Plastik mengandung bahan berbahaya
bagi lingkungan. Sekali pakai dan terbuang, maka satu titik tanah akan
mengalami kerusakan. Apalagi hampir seluruh dunia masih menggunakan bahan
palstik. Berapa luaskah tanah yang sudah mengalami kerusakan?
Rahman mengatakan, ia masih banyak
menemukan masyarakat yang menggunakan bahan plastik terutama di daerah
pedesaan. “Mungkin kurangnya pengetahuan, mereka hidup serba apa adanya tanpa
memperhatikan keseimbangan lingkungan”, ujarnya.
“Ini harus dihentikan”, tegas Rahman.
“Lama kelamaan bumi kita akan ambruk hanya karena berawal dari hal kecil
seperti sekarang ini”, lanjutnya.
Di warung, toko, supermarket bahkan
mall, sebagian besar masih menggunakan tas kresek sebagai pembungkusnya. Tas
kresek terbuat dari bahan yang tidak mudah terurai oleh tanah. Hal ini yang
menyebabkan tanah menjadi tidak subur.
Rahman beserta rekan-rekannya dari
Komunitas Nol Sampah mengajak masyarakat untuk menanggulangi masalah plastik.
Mereka biasa menyebutnya dengan “Diet Tas Kresek”. Dengan dibuatnya tas dari
bahan kain, tidak akan merusak lingkungan. Harapannya, masyarakat bisa
mengikuti apa yang Rahman dan kawan-kawan lakukan demi menjaga kelestarian
lingkungan.
Referensi :
- jejak-berita.blogspot.com/2009/03/perbedaan-hard-news-dan-softnews.html
- http://amaliakata.blogspot.co.id/2013/11/perbedaan-hard-news-dan-soft-news.html
No comments:
Post a Comment